Tiket penerbangan Jakarta-Singapura relatif terjangkau. Tapi, biaya hidup di sana lumayaaaan bikin kantong megap-megap. Mau ngirit nginep di dormitory, pikir 1000 kali karena sekarang punya balita. Beda cerita waktu masih luntang-lantung berdua dengan suami. Mau ngemper dimana saja, hajar bleh. Haha.

Jadi, mulailah mikir tempat nginep nyaman yang nggak terlalu makan biaya dan harus strategis. Strategis bagi kami adalah dekat dengan akses transportasi dan tempat makan murah. Dan, lokasi pilihan kami adalah daerah Bugis. Pertimbangannya, makanan halal banyak dan dekat, akses transportasi baik bus maupun MRT juga mudah.

Cek-cek di Trivago, di sekitar Middle Road, hotel dengan rate di bawah sejuta untuk standard room paling murah Fragrance Hotel. Lihat lokasi di map, ternyata baguuuus banget. Jalan kaki 10 meter ketemu halte bus, nyebrang perempatan dekat hotel juga ada halte lagi, mau ke Bugis Junction pun nggak bikin keringetan.

Untuk standard room memang nggak muluk-muluk fasilitasnya. Kamar nggak lapang juga. Tapi, secara fungsional, sudah cukup untuk kenyamanan balita. Kamar berukuran 12 meter persegi dengan interior minimalis sederhana, kamar mandi dengan shower dan wastafel (juga amenities dasar), TV, air mineral 2 botol sehari, dan pemanas air beserta teh celup. Sudah pas.

Gambar dari Trivago. Nah, kamar kami plek-ketiplek dengan ini.

Kami dapat kamar tanpa jendela dengan rate kisaran 800 ribuan per malam. Kasur king, nggak terlalu berdesakan dipakai bertiga dengan Baby H. Apalagi, tujuan utama main ke Singapura memang bukan untuk menikmati fasilitas hotel. Cukup bisa selonjor setelah tepar seharian jalan-jalan, sudah bersyukur.

Ohya, secara fasilitas, sekali lagi, memang standar. Tapi, lokasi hotel ini memang memudahkan kita yang bergantung dengan jalan kaki dan transportasi publik. Makanan halal, nggak perlu jauh-jauh cari. Nyebrang sedikit di perempatan (area Shaw Tower) terdapat Qiji, kedai cepat saji yang menyajikan makanan halal dengan harga wajar. Nasi lemak dan laksa andalan kami. Harganya kisaran  3-6 SGD per paket. Untuk ukuran Singapura, harga segitu sudah ngirit. Nggak usah dikonversi dengan rupiah deh daripada nyesek. Hihi.

Gambar dari accomodations.asia.
Nempel banget dengan 7-11, kan. Persis sebelah pintu, ketemu minimarket.

Persis di sebelah pintu hotel pun ada minimarket. Mau beli air mineral, mie instan, kopi, atau top up kartu EZ-link, tinggal cari di situ. Tapi, kalau mau cari daily needs yang lebih murah, bisa saja sih melipir ke Bugis Junction, tepatnya ke swalayan Cold Storage. Di situ air mineral dan bahan makanan relatif lebih murah daripada minimarket. Mau naik bus kemana-mana, banyak halte bertebaran. Jangan lupa install aplikasi Go There untuk memudahkan menemukan rute dan halte bus. Tapi, percaya deh, Middle Road yang jadi lokasi Fragrance Hotel ini sangat ramah bus.

Ohya, sebagai informasi tambahan, meski nggak nyambung-nyambung amat dengan Fragrance Hotel, di dekitar Bugis Junction, nggak jauh dari situ ada Bugis Market. Nah, di belakang Bugis Market ada Albert Center. Di situ ada foodcourt yang harganya bikin senyum merekah. Kalau mau cari yang halal, ada di lorong paling belakang. Makanan Indonesia dan Kedai Mamak ngumpul di situ. Harganya 2-5 SGD sudah kenyang.

Jadi, kalau menginap di Fragrance Hotel atau area sekitar Middle Road, rasanya kita udah nggak rempong mikir makanan dan transportasi. Tinggal jalanin itinerary liburan dengan gembira.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2017 Anggrahini KD's Personal Blog - By LarisBanget.Com

Log in with your credentials

Forgot your details?