Suka harga murah. Itulah saya. Mungkin ada yang bilang, harga nggak bisa bohong. Murah dianggap kualitas rendah. Relatif sih, ya. Tapi, buat saya sih, kalau bisa murah, kenapa mesti mahal?

 

Thamrin City. Pusat perbelanjaan hits di kalangan hijabers yang terletak di Kebon Kacang, Jakarta Pusat ini adalah surga fashion muslimah. Yang murah banyak, yang mahal ada. Produk konveksi Jelambar, Pulo Gadung, Tasik, atau Bandung ada, yang import Turki atau Saudi pun tersedia. Mau yang ngemper di lantai atau di butik, pilih saja.

 

Nah, khusus untuk yang cari jilbab atau gamis berharga miring tapi sudah putus asa dengan tingkat keramaian Tanah Abang, cuzzz melipir ke Thamrin City alias Tamcit saja. Memang sih, tetap saja crowded. Tapi nggak seheboh Tenabang. Khusus hari Senin dan Kamis, sebelum dzuhur, kita juga bisa ketemu dengan pedagang-pedagang Tasik. Ini penting. Karena di hari dan jam itulah harga bisa dapat lebih murah dibanding hari lain. Setelah dzuhur kebanyakan pedagang Tasik udah beberes mau pulang. Jadi, lebih baik datang pagi.

 

Sebagai gambaran nih. Gamis harian yang biasa saya pakai mah mayoritas harga 70-90 ribu saja. Bahan juga enak-enak saja tuh. Yang paling mahal pun nggak ada yang sampai 200 ribu. Jilbab? Sssttt, bocoran saja, jilbab saya yang seperut itu kebanyakan 25-35 ribu saja. Yang paling mahal mentok 60 ribu. Ini yang bikin saya maju-mundur mau beli gamis atau jilbab mahal. Sebab, kalau dibawa ke Tamcit bisa dapat banyak. Dasar, Mak Irit. Haha.

 

Yang jelas, tempat ini sangat cocok untuk yang mau jualan. Harga grosir untuk jilbab, bisa dibilang paling murah. Tapi, untuk gamis atau mukena, memang masih lebih murah Tanah Abang sih. Yang mau grosir (beli minimal 3 juga bisa dapat harga grosir kok), bisa ke lantai 5. Yang mau ke butik-butik yang rada branded atau ecer-ecer santai, jalan santai saja di lantai dasar. Pokoknya kalau mau versi ekslusif yang bermerk ternama, lantai dasar. Tapi, jangan bandingin harga butik dengan yang mure-mure di lantai 5. Beda segmen. Hehe.

 

Yang jelas, kalau mau lebaran biasanya harga udah mayan naik daripada bulan biasa. Daaaan, siap-siap engap. Karena kalau Ramadan pasti lebbbbih ramai.

 

Btw, untuk makanan, di Tamcit saya suka makan di foodcourt lantai 2. Ada kedai prasmanan yang laris banget. Sayang, lupa namanya. Pokoknya kelihatan ramai banyak yang antri ambil nasi kalau jam makan siang. Di tempat itu sedia dua pilihan nasi; putih dan merah. Lauknya seru, banyak jenis, dan enak. Yang penting, harganya berkawan akrab sama kantong lah. Tergantung lauk yang kita ambil, ya. Mungkin kisaran 10-20 ribu untuk porsi standar plus minum.

 

 

 

 

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2017 Anggrahini KD's Personal Blog - By LarisBanget.Com

Log in with your credentials

Forgot your details?